Kamis, 08 Oktober 2015

Rumah Sehat


Bagaimana membangun rumah yang sehat dan nyaman? Tentu saja ini merupakan keinginan setiap orang ketika hendak membangun rumah, aspek ekologis sangat penting peranannya agar rumah yang dibangun dapat menciptakan suasana sehat dan aman bagi lingkungan sekitarnya. Ada beberapa parameter yang harus dipenuhi untuk menciptakan rumah sehat dan aman.
1. Menciptakan Kawasan Hijau Membangun kawasan hijau pada lingkungan rumah merupakan suatu contoh dukungan terhadap kelestarian bumi, sebaiknya sisakan sedikit pekarangan untuk menanam berbagai tumbuhan, selain membantu kelestarian udara di lingkungan rumah juga menambah kesejukan rumah tinggal.

2. Kebutuhan Ruang Untuk memenuhi kebutuhan ruang untuk rumah, biasanya didasari dari fungsi ruang dan aktifitas dalam ruangan. Beberapa aktivitas dalam rumah seperti 4 tidur, makan, mandi memerlukan ruangan minimun yang cukup memadai. Ukuran ruangan yang sesuai dengan kebutuhan akan membuat penghuni merasa nyaman dalam beraktivitas. Namun saat ini tidak semua orang memiliki kebutuhan ruang yang ideal, ini dikarenakan keterbatasan lahan yang ada. Bagaimana cara menentukan kebutuhan minimum ruangan? Kebutuhan luas ruang per-orangan. Kebutuhan luas ruang per-kepala keluarga (KK) Kebutuhan luas bangunan per-kepala keluarga (KK) Kebutuhan luas lahan per-unit bangunan .

3. Kebutuhan kesehatan dan kenyamanan Kebutuhan akan kesehatan dan kenyamanan di dalam rumah sangat penting, tidak hanya ruangan yang memadai saja namun aspek kesehatan dan kenyamanan lainnya juga diperhatikan, seperti pencahayaan, penghawaan dan kelembapan ruangan. Aspek ini sama pentingnya dengan pengaturan kebutuhan ruang.

a. Pencahayaan Perencanaan
pencahayaan yang dimaksud disini adalah terang langit akibat matahari. Pastikan memaksimalkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan rumah secara merata, terutama daerah yang membutuhkan penglihatan langsung seperti ruang baca, kamar tidur, ruang kerja dan lainlain. Ada beberapa acuan yang digunakan untuk memaksimalkan kualitas cahaya dalam ruang pada siang hari. - Kegiatan yang membutuhkan daya penglihatan (mata) - Lamanya waktu kegiatan yang membutuhkan daya penglihatan (mata) - Tingkat atau gradasi kekasaran dan kehalusan jenis pekerjaan - Lubang cahaya minimum sepersepuluh dari luas lantai ruangan - Sinar matahari langsung dapat masuk ke ruangan minimum 1 jam setiap hari - Cahaya efektif dapa diperoleh dari jam 08.00 Sampai dengan jam 16.00

b. Penghawaan Kenyamanan didalam rumah juga ditentukan oleh faktor penghawaan, sirkulasi pergantian antara udara yang masuk dan keluar akan membuat lebih segar dan nyaman ketika berada didalam rumah. Untuk memperoleh udara yang alami didalam rumah, berbagai cara dilakukan: - Lubang saluran udara (ventilasi) minimal 5% dari luas lantai ruangan - Udara yang mengalir masuk sama dengan volume udara yang mengalir keluar ruangan - Menghindari udara yang berasal dari tempat pembuangan dan pembakaran limbah serta kamar mandi/WC Khusus untuk ruangan dapur dan kamar mandi saluran sirkulasi udara dapat dibantu dengan tambahan alat pembuangan seperti blower atau exhaust fan. 

c. Suhu udara dan kelembapan Bagaimana menentukan suhu udara dan kelembapan didalam rumah? Faktor sirkulasi udara dan pencahayaan sangat berpengaruh agar tercipta suhu udara yang baik, tentu suhu udara yang diinginkan harus sesuai dengan suhu udara dan kelembapan manusia yang tinggal didalamnya. Ada beberapa cara agar suhu udara dan kelembapan dapat terjaga. - Adanya keseimbangan antara volume udara yang masuk dan keluar dalam ruangan. - Pencahayaan matahari yang cukup untuk tiap ruangan. - Hindari tanaman atau perabotan yang dapat menganggu penyinaran matahari.


* Dari berbagai sumber

Written by: Maz Prayitno
Desain Rumah dan Gedung, Updated at: 15.13.00
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar