Jumat, 09 Oktober 2015

Struktur Rumah

KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR



Struktur adalah tiang bangunan yang menjadi kekuatan utama dari bangunan.Sebuah bangunan tersusun dari elemen struktur dan non struktur.Elemen struktur menumpu elemen non stuktur. Untuk rumah menengah(rumah 2 lantai dengan luas bangunan 120-225 m2),elemen struktur terdiri dari atap,balok ring,kolom kolom plat lantai2,kolom kolom lantai 1,sloof dan pondasi.untuk non struktur elemen perwajahan,interior dan detail detail arsitektur.
Pondasi rumah

Meskipun bagian struktur rumah ini nantinya tidak terlihat setelah rumah berdiri namun kebutuhan pondasi yang kuat merupakan sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi, struktur pondasi rumah harus direncakan sekuat mungkin untuk menahan beban-beban rumah yang harus ditahan serta berbagai macam beban lain yang mungkin terjadi seperti beban gempa, beban angin kencang dan sebagainya, berbagai macam type pondasi dapat dipilih menyesuaikan bentuk dan ketinggian rumah yang akan dibangun, penggunaan pondasi rumah yang tidak kuat dapat menyebabkan keretakan dinding, rumah miring, rumah amblas, atau bahkan roboh.

Balok sloof

Bagian struktur rumah ini berfungsi untuk mengikat beberapa kolom dan pondasi serta meratakan beban-beban dari kolom untuk disalurkan ke pondasi, balok sloof dapat dibuat dengan bentuk persegi empat dengan ukuran dan penggunaan material sesuai dengan kekuatan yang direncanakan, pembuatan sloof yang kurang baik dapat menimbulkan dinding retak, rumah mniring, kolom amblas.

Kolom Rumah

Kolom berfungsi sebagai tiang penopang berdirinya rumah, menahan beban atap untuk kemudian disalurakan ke pondasi yang terlebih dahulu diratakan oleh balok sloof, ukuran kolom harus dibuat sesuai kekuatan yang dapat menahan beban – beban diatasnya, dengan penggunaan material sesuai kekuatan yang direncanakan. Balok tembok / Ring balok Bagian strukutr ini berfungsi sebagi pengikat kolom pada bagian atas serta sebagai dudukan rangka atap rumah sehingga dapat berdiri dengan kokoh

Plat lantai

Khusus untuk rumah bertingkat digunakan plat lantai yang harus kuat untuk menahan beban –beban diatasnya seperti furniture, penghuni rumah dan beban – beban lainya, lantai yang tidak kuat dapat menimbulkan rasa takut seperti terjadi pergoyangan pada lantai dan akibat terburuk tentunya keruntuhan lantai yang tidak dikehendaki.

Kuda-kuda serta rangka atap

Kuda-kuda befungsi sebagi struktur penahan atap serta rangka atap sehingga sebuah atap dapat diletakan dengan posisi yang kuat, kuda-kuda dapat dibuat dari bahan beton bertulang, kuda-kuda kayu, rangka baja dengan ukuran sesuai untuk menahan beban atap yang harus dipikul.



• Dari berbagai sumber

Written by: Maz Prayitno
Desain Rumah dan Gedung, Updated at: 01.47.00
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar